Menjadi ABAPer sejati, jangan mikirin berapa gajinya dulu. Yang penting pengalamannya. Kalo perlu, gak papa enggak digaji yang penting dapet pengalaman. Nanti setelah pengalaman minimal satu life-cycle project, dijamin gaji bakal nambah. Tapi jangan cepat tergiur dulu. Cari terus pengalaman yang lebih luas dan dalam. Dan suatu saat, setelah anda merasa pengalamannya sudah lebih dari cukup, anda bisa mempertimbangkan. Mana yang lebih ‘menghargai’ anda, perusahaan anda, atau perusahaan lain. Dan selanjutnya, terserah anda …
Tentang rupiahnya, sangat relatif. Senior ABAPer pasti beda honornya dibanding yunior ABAPer. Dan biasanya, ABAPer diberikan honor sejalan dengan jumlah kompetensi yang dimilikinya.
Ada yang mau menambahkan? Atau mengoreksi? Ayo kita diskusikan. Karena sesungguhnya bersama suatu kesulitan itu terdapat suatu kemudahan.
Kalau anda diikutkan training, tetapi dengan syarat ada ikatan kontrak yang mengikat, dengan denda yang sangat besar, jangan takut. Ikuti saja. Paling kontrak cuma 3 tahun. Setelah itu, anda bisa menuntut balik ke perusahaan, untuk lebih dihargai. Atau, anda bisa cari perusahaan lain yang lebih menghargai anda.
Berapa sih honor ABAPer?
April 5, 2008 oleh yasirhn
Wah, postingan menarik banget ni mas yasir.
Career path mas sendiri dari start abaper seperti apa?
3 tahun pertamanya seperti apa?
Mas yasir fokus di modul(s) apa ni?
Iya selama 3 tahun kita dimanfaatin habis2an… Lumayan buat nambah jam terbang.. stelah 3 tahun lewat…. terserah Anda mo minta expectasi brp x lipat dr gaji semula