Data di SAP disimpan di buanyak tabel. Ada tabel sistem, tabel konfigurasi, tabel master, atau tabel transaksi. Kita juga bisa melihat relasi tabel di SAP dari Data Dictionary Definition. Tapi, mengetahui tabel dan relasinya bukan berarti kita bisa memahami bentuk prosesnya. Karena yang mengontrol proses itu bukan hanya tabel, tapi juga logic yang menyertainya.
Kalau kita sedang develop program di sistem R/3 atau ECC, seiring dengan bertambahnya pengalaman, kita akan familiar dan hafal berbagai tabel. Dengan bantuan Data Dictionary, ditambah feeling yang semakin kuat, biasanya kita bisa langsung tahu apa tabel yang dipakai dan bagaimana relasinya dengan tabel lainnya.
Tapi tidak demikian di modul SAP CRM. Di modul ini, kita gak bisa mengandalkan tabel saja. Mengetahui atau bahkan hafal dengan tabel saja belum cukup. Karena banyak logic yang embed di dalamnya. Logic ini umumnya dibundel di function module. Salah satu function module andalan di transaksi SAP CRM adalah CRM_ORDER_MAINTAIN. Dan ada banyak lagi function-function yang wajib dipakai, baik untuk baca, ubah, maupun membuat data baru. Lebih parahnya lagi, banyak function yang mesti dijalankan berurutan untuk mendapatkan/ memproses data secara benar.
Kalau isunya hanya mencari nama tabel, biasanya kita bisa tanya ke senior functional. Tapi kalau nama function module, ini udah ABAP banget. Functional umumnya gak begitu paham. Ya kita harus debug sendiri, melihat logic yang dijalankan oleh transaksi standar SAP, dan mengimplementasikannya di program yang kita buat sendiri.
Anda punya pendapat lain? Atau mau share sesuatu? Silahkan sampaikan di komentar bawah ini.
Mengetahui table SAP, bukan berarti mengetahui segalanya
Januari 20, 2009 oleh yasirhn