Suatu hari, saya berbincang2 dengan Pak Putu (dari Bali) dan Mr. Daniel (dari Swedia). Kebetulan dari kami bertiga, cuma saya yang muslim. Dalam perbincangan dalam bahasa inggris, Mr. Daniel bertanya: Mengapa shalat jum’at cuma untuk pria saja. Saya lihat banyak wanita bahkan dengan jilbab, tidak ikut shalat jum’at. Saya jawab: Memang syariatnya begitu. Wanita juga boleh shalat jum’at, cuma tidak wajib. Ditanya lagi: Mengapa berbeda antara pria dan wanita. Bukankan ini tidak adil. Bukankan sebaiknya semuanya datang di suatu tempat di waktu yang sama. Setiap muslim wajib berdakwah. Dan setiap orang berhak untuk didakwahi. Memang kita perlu siapkan diri untuk bisa berdakwah kepada semua orang. Tidak mudah memang, tapi harus terus dijalani. Karena pasti bersama kesulitan ada suatu kemudahan.
Ya Allah, semoga engkau berikan hidayah kepada Mr. Daniel. Semoga dengan rasa penasarannya pada Islam dan daya kritisnya membuatnya semakin dekat dengan hidayah. Aamiin.
amien…..