Apa sih bedanya ABAP dengan bahasa pemrograman lain. Trus, semudah apa programmer bisa mempelajari bahasa ABAP. Sebab biasanya kan orang kalau sudah punya naluri pemrograman, mudah untuk mempelajari pemrograman apa saja.
Ya, itu betul. Umumnya orang yg sudah biasa menjadi programmer, lebih mudah menyesuaikan diri apabila ingin mengganti bahasa pemrograman. Karena logikanya tidak jauh beda, dan biasanya ada kesamaan syntax. Contohnya, tiap bahasa pemrograman pasti mempunyai perintah IF Conditional. Dan lain sebagainya.
Bahasa pemrograman itu ada banyak tingkatnya. Dari generasi satu yang sintaxnya hanya terdiri dari angka 0 dan 1. Dilanjutkan dengan generasi dua yang mempunyai perintah-perintah dasar untuk mengoperasikan data 0 dan 1 itu. Misalnya MOD, ADD, SUB, dsb. COntoh bahasa pemrogramannya adalah assembler. Selanjutnya ada generasi tingkat ketiga. Ini bahasa pemrograman yang sudah lebih manusiawi lagi. Karena sudah ada pengayaan perintah. Misalnya Basic, C, dan lainnya. Dan saat ini, ada generasi tingkat keempat. Bahasanya sudah hampir seperti bahasa manusia. Dengan perintah yang minim, sudah melakukan hal yang banyak. Misalnya perintah:
Delete adjacent duplicates from itab comparing field1 field2.
Siapapun yang bisa bahasa inggris, akan tahu perintah tersebut artinya apa. Nah, bahasa pemrograman SAP biasa disebut dengan ABAP/4. Maksudnya adalah, bahasa pemrograman generasi keempat. Bahasa pemrogramn ini mempunyai suatu compiler yang menerjemahkan perintah ke bahasa yang lebih bawah levelnya. Cakupannya apa saja? Ya terutama pengoperasian database (get, insert, delete, dll), penampilan data, dan proses data.
Ada pertanyaan yang masuk ke saya. Salah seorang programmer, baru lulus dari kampus swasta di Jakarta. Apakah mudah bagi saya untuk mempelajari ABAP sendirian? Jawab saya, relatif. Kalau anda senang berexplorasi sendiri, berfikir acak, berbingung ria, ya silahkan belajar sendiri. Saya dukung semangat anda. Ayo, kamu bisa ..
Tapi kalau anda ingin belajar dengan lebih terstruktur, aku anjurkan tidak belajar sendiri. Sebab banyak keunikan di bahasa pemrograman ABAP.
Sebagai contoh sederhana, tentang screen. Konsep PAI-PBO yang ada di screen SAP berbeda sekali dengan konsep screen di bahasa pemrograman lain. Jadi sekali anda mencicipi belajar PAI-PBO, anda akan merasa taste nya berbeda dengan bahasa lain.
Programmer ABAP cenderung dituntut untuk mengoptimalkan pengolahan data dibanding dengan tampilan. Bagaimana mengambil data dengan efisien, mengolah dan menampilkan dengan cepat. Itu lebih berarti dibanding dengan indahnya tampilan. Karena memang SAP sendiri dalam hal tampilan tidak terlalu indah sih menurutku. Real case nih, ada seorang team leader ABAP yang saya lihat codingnya sangat amat buruk sekali. Sangat tidak efisien. Saya heran, kenapa programmer seburuk itu bisa jadi team leader. Lha bagaimana team membernya donk …
gak selamany team leader lbh jago dr membernyah… contohnya ya aku inih
berarti bapak diberikan tantangan utk meningkatkan skill tehnikal. Sementara skill manajerial sudah lebih dari cukup, alhamdulillah
yup setuju…
sampe saat ini, saya baru bisa menyentuh abap melalui codingnya aja. mempelajari function dlm bahasa itu, sekaligus pengenalan sintaks2 baru. walaupun masih dalam tahap amat sangat dasar sekali.
tapi, ketika sudah menyentuh pembuatan screen/reporting/ALV , saya bingung.
pertanyaan saya yang paling mendasar, “DARI MANA SAYA HARUS MULAI”….
dari pertanyaan itu, akan muncul pertanyaan2 baru. seperti,
“ini untuk apa ?”, “kenapa tidak bisa ?”
mungkin (Insya Allah) melalui web ini, saya akan mendapatkan jawaban dr pertanyaan2 tsb.